Login dan Tinggalkan komentar

Sign in to Gmail with your
Google Account
Username:
Password:

Kamis, 13 Oktober 2011

" awalku menginjakkan kaki di madrasah "




( awal juni 2009 )

ketika matahari terbit menyinari tubuh kecilku dihari minggu pagi dijogja... yah batinku gembira... why ? karena hariini adalah hari dimana aku mendaftar sekolah tingkat menengah ( Smp )jadi aku ingin matang" memilih sekolah yang baik budi pekerti anak"nya dan yg bisa mengajarkan apa arti kehidupan ini sbnrnya.

awalanya sih gw gak banyak berharap akan masuk sekolah yang bagus" jika meliha nem/nilai UASBN gw anjlok "21" sampai" mama malu dan relain bohong ke tetangga soal name rendah tersebut... duh ngerasa bersalah banget gw ... tetapi yaudahlah gak apa-apa yg penting adik udah berusaha kata mama, aku pun tersenyum gembira melihat jawaban manis di bibir mama yg menghangatkan jantungku nah dari itulah aku memegang prinsip sekolahku bergantung kepada ortu karena merekalah yang terbaik memilihkanku jalan keluar dari nem rendahku dan tak lupa pula doaku kepada allah agar dimudahkan memilih sekolah waktu itu....



alhamdulillah pagi itu sekitar jam 9 pagi ayah mengajakku untuk mencari sekolah yang mantabz untuk masa depanku , awalnya sih aku minta ke ayah untuk masuk smp negeri 16 agar bisa bersama teman sdku tetapi aku tau kok bagaimana cara ayah menyikapinya karena nilaiku yang anjlok seperti itu, " nak ayah akan pilihkan sekolah yang terbaik untukmu " ujar ayah,, aku pun terharu dan asal menganggukkan kepala saja seakan" ikut terbawa arus kesedihan dicampur kebahagiaan waktu itu.

tak jauh dari perempatan smpn16 ayah membawaku melihat" gedung calon sekolahku , tak kunsangka gedunnya besar dan tinggi banget apalagi ditambah manisnya sambutan dua satpam yang mengenakan seragam rapi dan menunjukkan ayah dimana tempat parkir yang benar.. tak kusangka pula tempat parkirnya bersih dan rapi, juga ditumbuhi pepohonan yang hijau " apalagi waktu minggu pagi begini memang asikk deh" ,ujarku dalam batin.
setelah selang beberapa menit memarkir motor ayah menunjukkan nama sekolah tersebut kepadaku yakni " Madrasah Muallimin Muhammadiyah yogyakarta " " emang pantes deh sama namanya jika sekolahannya aja sebesar gedung PP muhammadiyah kayak gini " , ujarku.
ayah pun mengajakku masuk untuk melihat-lihat kelas terlebih dahulu...
memang benar konsep sekolah ini seperti sekolah di luar negeri ujar ayah, sekolah ini bersih... mewah... dilengkapi dengan aksesori kelas yakni meja kursi kayu yg bersatu seperti berkonsep belanda .
ayah pun bertanya kepadaku , bagaimana mantap gak pilihan ayah ?
manatp !! tegasku kepada ayah dengan sangat antusias gembira....
mungkin harapan ayah memasukkan aku sekolah berasrama disini karena ayah ingin bahwa aku menjadi kader muhammadiyah nanti seperti yang terpampang di papan depan madrasah ini " sekolah kader " atau mungkin juga papa ingin aku sukses dunia dan juga akhirat dengan iman,akhlah dan ketaqwaan yang bagus suatu saat nanti.

tak lama setelah itu papa menunjukka beberapa fasilitas asrama seperti ranjang lantai dua ( ranjang bertangga )dan berjalan juga dari kamar perkamar yang saat itu keadaannya bersih sekali dan aku sempat melihat nama asrama tersebut sekilas ,yakni " asrama abu bakar ash-shidiq " yang lokasinya tak jauh dari belakang lingkungan madrasah.

setelah mantap disini aku pun istiqomah dan bertwaqal kepada allah semoga sekolah pilihanku adalah sekolah yang "benar dan matang" aku pun langsung didaftarkan ayah disekolah tersebut dan petugas pendaftaran memberikan nomer tes dan jadwal tes kepada ayah, siang itu menjelag dzuhur aku pulang ke rumah dengan ayah yg membwa nomer tes dan jadwal tes yg mungkin akan diadakan tes penyaringan siswa baru minggu depan.
" alhamdulillah hari ini dah dapet sekolah tujuan yang bagus dan mantab .. ini semua tak kan ada tanpa adanya peran orang tuaku dan yg pasti allah S.W.T " ,batinku waktu itu.

0 komentar:

Posting Komentar